Jumat, 16 Juli 2010

Teori Arus Balik, Dulu dan Sekarang

Banyak teori dikemukakan para ahli sejarah tentang proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu ke Indonesia. Diantaranya yang dikenal dari berbagai buku-buku pelajaran sejarah di SMA adalah teori Ksatria, Waisya, Brahmana dan Sudra. Teori-teori tersebut menimbulkan berbagai macam penafsiran, baik menyangkut kelebihan maupun kekurangannya. Sehingga muncul teori Arus Balik, yang kemudian lebih dikenal dengan teori Nasional. Teori terakhir ini mempunyai kelebihan karena lebih menekankan keaktifan bangsa Indonesia berpartisipasi dalam proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu ke Indonesia. Caranya, orang-orang Indonesia yang telah menuntut ilmu di negara asal agama dan kebudayaan tersebut (India), sekembalinya ke Indonesia kemudian menyebarkan ilmu yang telah diperolehnya kepada bangsa sendiri dengan menggunakan bahasa sendiri (disesuaikan dengan adat istiadat setempat), sehingga proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu bisa lebih mudah dan cepat, dan tanpa paksaan. Di era globalisasi dan digital sekarang ini, kebudayaan Indonesia asli banyak dipelajari negara-negara lain untuk kemudian dikembangkan di negaranya. Contohnya, kita kenal ada batik Cina dan gamelan masuk kurikulum pendidikan di Amerika Serikat. Ada kekhawatiran, suatu saat bangsa Indonesia harus ke luar negeri untuk mempelajari kebudayaan sendiri. Sehingga yang berlaku bukan teori Arus Balik, tetapi teori (ter)Balik. Ironis!

15 komentar:

  1. Wah, jangan sampai teori (ter)Balik itu terjadi. Kita harus lebih banyak mempelajari kebudayaan kita sendiri, jangan kalah dengan bangsa lain!

    Adella H.F.
    XI IPA 1
    SMAN 20 Bandung

    BalasHapus
  2. Kita sebagai bangsa Indo seharusnya menjaga kebudayaan yang telah nenek moyang wariskan pada kita sebagai generasi berikutnya.
    Teori arus balik. Mungkin menurut saya orang Indo pada saat itu sudah memiliki sistem kepercayaan dan mungkin sulit untuk menerima agama baru yang ia peroleh di negara tempat ia menimba ilmu.

    BalasHapus
  3. kenyataanya sekarang banyak budaya-budaya bangsa Indonesia yang dipatenkan negara lain dan dilestarikan di luar negeri, harusnya sebagai bangsa indonesia kitalah yang memelihara budaya kita, bukan negara lain...

    Isma Fadilla XI IPA 1

    BalasHapus
  4. jagalah batik,gamelan,seni angklung..semua kebudayaan kita..do not be careless.

    IKANG A S
    XI IPA 1

    BalasHapus
  5. Ternyata merantau udah ada dari dulu ya bukan cuma di zaman sekarang aja.
    Kebudayaan kita jangan sampai hilang, masa budaya sendiri dipelajari di luar? Harusnya Pemerintah juga bisa bikin pelajaran membatik atau seni budaya lainnya. Bir budaya kita gak hilang.

    DHIKA R P
    XI IPA 4
    SMAN 20 BANDUNG

    BalasHapus
  6. teori (ter)balik ini terjadi mungkin karena kita yang kurang mempelajari atau memahami budaya kita sendiri seharusnya kita bangga budaya kita di akui dan dipelajari oleh bangsa lain berarti kebudayaan kita itu baik tetapi kita harus juga mengantisipasi adanya niat peng-klaiman dari negara lain seperti kasus yang sudah-sudah.
    sebaiknya juga kita harus cepat-cepat MEMATENKAN kebudayaan kita jangan sampai di ambil oleh bangsa lain , ironis apabila satu kebudayaan milik Indonesia asli namun di akui sebagai kebudayaan dari negara lain .
    sedangkan teori arus balik ini tentunya kita bisa mengambil hikmah nya dengan "meneorikan hal lain" seperti teknologi atau yang lainnya .

    achmad barnendi xi ipa1

    BalasHapus
  7. teori seperti teori (ter)balik inilah yang harus kita cemaskan. sebab bila terus begitu dampak bagi kita pun besar. kita harus memahami budaya sendiri dan bepartisipasi dalam budaya tersebut agar tidak hilang atau lenyap. coba bayangkan masa di orang luar lebih mahir memainkan alat musik tradisional daripada kita sendiri. sebagai warga dalam kita seharusnya malu akan hal itu. mari kita pelihara budaya sendiri agar tidak terjadi teori (ter)balik...

    Ekky Kurniawan .M XI Ipa 1

    BalasHapus
  8. indonesia memiliki beragam budaya yang sangat khas dan unik seharusnya kita sebagai generasi muda Bangsa Indonesia bisa menjaga dan melestarikan budaya Indonesia agar budaya ter(balik) itu tidak terjadi.

    Annisa Noviani P XI-IPA 1

    BalasHapus
  9. bangsa Indonesia harus meningkatkan rasa kepedulian yang tingi agar seluruh kebudayaan Indonesia tetap menjadi Kebudayaan Indonesia yang utuh agar anak-anak muda selanjutnya dapat menikmatinya.

    Hanifah Fenny Ramdhani XI-IPA 1

    BalasHapus
  10. Inilah yg harus kita cemaskan dari efek globalisasi, budaya asli Indonesia daapt hilang jika tidak dilestariakn. itulah tugas kita generasi muda untuk melestarikan budaya kita sendiri.

    Adrian XI IPA 1

    BalasHapus
  11. wah.. gawat ni klo kaya gni.. mulai dari sekarang saja banyak budaya indonesia yang direbut oleh tetangga sebelah ya itu MALAY.. jgn sampai semua budaya indonesia d rebut sama MALAY.. mari kita lestarikan budaya kita dan kita harus bilang kepada dunia bahwa ini lah budaya kita! budaya indonesia!

    Niky Suryadi XI IPA 2

    BalasHapus
  12. waduh, gawat.. ayo dong pemerintah, lebih tegas lagi.. jangan mau budaya kita yg asli diambil sama bangsa lain seenaknya.. budaya kita jauh lebih berharga nilainya lho dibandingkan dengan budaya negara lain yg dianggap modern.. mari kita lestarikan budaya asli indonesia

    Indri Astari XI IPA 4

    BalasHapus
  13. anak anak muda jaman sekarang pun hrs ikut andil dalam masalah indonesia ini, masa kita yg punya budaya tapi hrs mencari ilmu nya ke negeri orang? itu kan ga adil, padahal setiap negara tuh udh punya ciri khas budayanya masing masing, jadi kita hrs bersatu untuk melestarikan budaya yang sudah ada sebelum kita dilahirkan

    Ayulia Fitriane XI IPA 5

    BalasHapus
  14. jangan sampai kita sebagai penerus bangsa tidak menjaga dan tidak melestarikan budaya kita sendiri sehingga budaya kita akan hilang begitu saja dan sampai-sampai diakui oleh bangsa lain

    Sulianti indah sari XI IPA 3

    BalasHapus
  15. apa mungkin nantinya malah orang cina yang mengembangkan batik dan orang amerika yang lebih lihai bermain gamelan? semoga hal itu tidak terjadi karena Indonesia yang memiliki kebudayaan tersebut, maka seharusnya bangsa kita lah yang melestarikannya.

    Sancita - XI IPA 1

    BalasHapus